Membuat kesimpulan yang efektif merupakan elemen krusial dalam setiap karya tulis, mulai dari makalah, skripsi, hingga buku. Kesimpulan berfungsi merangkum seluruh hasil pembahasan dan memberikan gambaran inti kepada pembaca. Memahami cara membuat kesimpulan yang baik dan benar tidak hanya meningkatkan kualitas tulisan, tetapi juga memastikan pesan tersampaikan secara optimal.
Ciri-Ciri Kesimpulan yang Baik
Sebelum mendalami langkah-langkahnya, penting untuk mengenali karakteristik kesimpulan yang ideal:
- Sederhana, Singkat, dan Jelas: Merangkum gagasan utama tanpa menambahkan informasi baru atau menimbulkan ambiguitas.
- Pesan Tersampaikan: Mengkomunikasikan informasi atau pesan utama karya tulis secara efektif kepada pembaca.
- Berisi Intisari Tulisan: Menyajikan ringkasan esensial dari seluruh isi karya tulis, mencakup poin-poin penting tanpa terlewat.
- Menggunakan Kosakata Baku: Mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) untuk menghindari istilah yang tidak umum dan memastikan pemahaman universal.
- Mulai dari Khusus ke Umum: Menyajikan ide pokok karya tulis, kemudian merangkumnya dalam cakupan yang lebih luas.
- Hubungan Sebab Akibat: Menjelaskan keterkaitan logis antara sebab dan akibat atau sebaliknya, sehingga inti permasalahan mudah dipahami.
Langkah-Langkah Membuat Kesimpulan yang Efektif
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menyusun kesimpulan yang berkualitas:
1. Membaca Ulang Karya Tulis
Langkah pertama adalah membaca kembali seluruh karya tulis Anda, mulai dari pendahuluan, pembahasan, hingga analisis. Tujuannya adalah untuk menyegarkan ingatan mengenai kesan umum, maksud, dan inti dari tulisan yang telah dibuat, sehingga memudahkan proses penarikan kesimpulan.
2. Menentukan Kalimat Utama
Identifikasi kalimat utama atau gagasan pokok di setiap bagian atau paragraf karya tulis. Kalimat utama ini memuat fokus bahasan dan harus tercantum jelas serta singkat dalam kesimpulan untuk memastikan pembaca memahami tujuan penulis.
3. Menemukan Ide Pokok Tulisan
Gali ide pokok atau gagasan utama yang menjadi inti dari setiap paragraf atau bagian tulisan. Ide pokok ini akan menjadi fondasi untuk memaparkan kesimpulan secara terstruktur dan lugas, memastikan pembaca dapat mencerna maksud tulisan.
4. Menyusun Ide Pokok dan Informasi Penting
Sajikan ide pokok yang telah ditemukan dalam kesimpulan sebagai informasi penting. Paparkan secara jelas dan sistematis, pastikan tidak ada ambiguitas agar pembaca memahami tujuan karya tulis. Gunakan bahasa baku untuk menjaga kejelasan.
5. Menyusun Kalimat Penjelas Menjadi Kesimpulan Paragraf
Setelah menentukan kalimat utama, analisis kalimat penjelas yang menyertainya. Susun kalimat-kalimat penjelas ini menjadi kesimpulan paragraf yang menyampaikan inti dari pokok bahasan dalam karya tulis.
6. Merangkai Kesimpulan Paragraf Menjadi Teks Bacaan
Gabungkan seluruh kesimpulan paragraf yang telah disusun menjadi satu teks bacaan yang koheren. Pastikan urutan kalimat sistematis berdasarkan ide pokok dan kalimat utama. Tulis dengan singkat, jelas, lugas, dan hindari pengulangan kata yang tidak perlu. Gunakan metode deduksi dengan menghubungkan data dan permasalahan.
7. Tuliskan Opini Terkait Masalah dan Keterbatasan
Dalam kesimpulan, Anda diperbolehkan untuk menyajikan opini penulis mengenai masalah yang dihadapi dan keterbatasan dalam karya tulis. Opini ini harus tetap ilmiah, berdasarkan data, dan tidak menyimpang dari isi pembahasan. Mengungkap keterbatasan dapat memberikan wawasan bagi pembaca dan menjadi masukan untuk pengembangan penelitian di masa mendatang.
Contoh Pembuatan Kesimpulan
Contoh Kesimpulan Buku
Judul Buku: PAPPATAMMA (Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia) Penulis: Tim Penulis Agupena Penerbit: deepublish
Buku ini menyajikan solusi berbasis kearifan lokal untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia. Melalui pembahasan mengenai perlindungan anak putus sekolah, peran ganda perempuan, resolusi konflik, pernikahan adat, pendidikan karakter, hingga etos kerja yang melindungi keluarga, penulis menawarkan pendekatan budaya untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Contoh Kesimpulan Hasil Penelitian (KKN)
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar (20 September – 20 November 2016) menunjukkan hasil positif. Hubungan mahasiswa dan masyarakat terjalin baik, memungkinkan kerja sama yang maksimal. Program kerja mahasiswa, seperti pembuatan maket, tempat sampah, pengisian literasi di ruang publik, serta penyelenggaraan pentas seni, memberikan kontribusi nyata. Selain itu, bantuan dalam kegiatan belajar mengajar dan partisipasi dalam tugas kemasyarakatan juga terlaksana dengan baik.
Contoh Kesimpulan Makalah
Berdasarkan pengamatan terhadap official website Unilever, perusahaan ini telah memanfaatkan platformnya untuk menginformasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mencakup tata kelola perusahaan, pelaporan, kebijakan lingkungan, dan sosial. Unilever mengungkapkan 13 informasi relevan terkait CSR, dengan rincian 4 kategori tata kelola dan pelaporan, 4 kategori kebijakan lingkungan, dan 5 kategori kebijakan sosial.